ingat waktu...

Mendapat Hatchling Pet di Lineage ][ 2 : Gracia Pt. 2

2:32 PM / Posted by Dimas S. Wiratno / comments (0)


Quest ini banyak yang nyari. alesanya cuma 1, biar bisa naikin naga kelak..
oiya kalo yang mau dagang ini quest bisa diulang-ulang lo.. lumayan buat nyari adena..

okai kita mulai..

  • temui Pet Manager Cooper di Luxury Shop di Giran dia akan memnyuruh kamu untuk bertemu Wiseman Cronos di Hunter Village.
  • Wiseman Cronos akan menanyakan akan ingin fairy stone yang mana yang akan kamu terima??
  • Regular fairy stone
10 Coal, 10 charcoal,1 gemstone D (beli dari magic shop), 10 Toad Back Skin
  • Deluxe Fairy Stone
10 Coal, 10 Charcoal, 1 Gemstone C, 1 SOP, 5 Siver Nugget, 20 Toad Lord Back Skin
(kalo menurut gw sih ambil yang regular soalnya ntar dikasihnya random alias mau deluxe ato regular hasilnya sama)
  • Setelah memilih salah satu dari fairy stone ronos akan menyuruh kamu untuk bertemu Maria di Dion Magic Shop. dan Maria akan memberikan resep yang udah ada di point 2
  • Pergi Hunt Toad Lord didekat Cruma Marshlands (Banyak di sebelah barat cruma tower tele ke cruma tower aja biar deket.)
  • Setelah mendapat Fairy Stone dari Maria kembali ke Cronos di hunter village, Cronos akan menyuruh kamu untuk bertemu Guard Byron di Pintu Utara Dion.
  • Guard Byron menyuruh kamu untuk bertemu Fairy Mimyu. dia memperingatkan untuk tidak membunuh satupun monmon yang kita temui...
  • Fairy Mimyu akan memberikan opsi untuk mengambil telur-20 telur yang dicuri
Drake Kalibran (Dibarat Oren di atas pegunungan.) monmon, Road Scavenger
Drake Exarion (Di tenggara Oren) monmoon Leto Lizardman Warrior
Wyren Suzet (antara partisan hideaway dan deathpass)monmon Breka Orc Overlord
Wyren Shamhai (Dipegunungan deathpass) monmon Death Seeker
Drake Zwov (di ujung iris lake east dekat timak outpost) monmon Marsh Spider
*contoh : jika kamu memilih untuk bertemu Drake Kalibran maka kamu hanya diperintahkan untuk memburu Road Scavenger saja.
  • Kembali ke Naga yang kamu temui tadi contoh Drake Kalibran kamu akan mendapat satu telur dari drake yang harus dibawa secepatnya ke Fairy Mimyu.
  • Setelah kamu bertemu Fairy kamu akan mendapat 20 makanan hatchling dan Dragonfluite of Star, atau Dragonfluite of Twilight Atau Dragonfluite of Wind.

selamat anda mendapatkan hatchling pet..



nb.Klo mau kopy paste boleh tapi jangan lupa ya sumbernya ditulis. sebagai penghargaan buat gw.. hehehehe



sumber : pmfun.com ditranslate sendiri



Labels: , ,

Lineage ][ 2 : The Chaotic Thorne

3:00 AM / Posted by Dimas S. Wiratno / comments (0)



Siapa yang udah pernah main Lineage ][ 2: The Chaotic Thorne Versi Gracia Part 2. wah gara-gara temen gw yang bernama Firman Syahroni als. Pimen (heheh pake als kayak napi...). dia yang tau-tau kekampus bawa-bawa CD instalasi L][2 trus mentang-mentang gw lagi uka laptop disuruh instal. Tapi Gw main ni game agak terinspirasi juga gw sama jalan ceritanya walaupun pas kita main ga ada jalan ceritanya, kita cuma mainin trus ambil quest-quest dari NPC (Non Player Character) alis komputer kalo bahasa kita dulu waktu kecil bilang.. tinggiin level setinggi-tingginya biar punya reputasi di dunia game itu sendiri. Karena ini game On Line jadi kita bisa chat disini sama orang yang main di tempat lain. nah ini bahayanya game On Line. Kita bisa lupa waktu parah, ansos, lupa makan, lupa minum, lupa temen, lupa pacar, yang parah gw pernah denger ada yang sampe meninggal karena mainin game OL. Emang sih kita kayak masuk ke dunia game itu sendiri. ya, karena bisa chat itu jadi kita merasa game itu menjadi real. Kayak gw sekarang ini merasa ada yang kurang karena beberapa hari ini L][2 lagi maintenance ga tau kapan lagi bukanya. yang jadi pikiran gw tuh kemarin ini game F2P (Free to Play) Sekarang katanya menjadi P2P (Pay to Play) jadi berapa banyak uang yang harus gw keluarkan untuk mainin ini game?? Padahal gw udah terlanjur cinta sama ini game. Yah kita lihat saja kebijakan megaxus sebagai pembeli royalty dari game ini.

||||KAPAN OPEN BETA??|||||

Labels: ,

Warkop DKI

12:57 AM / Posted by Dimas S. Wiratno / comments (0)


Warkop atau sebelumnya Warkop Prambors, juga kemudian dikenal sebagai Trio DKI yang dibentuk oleh Nanu (nama asli Nanu Mulyono), Rudy Badil, Dono (Wahjoe Sardono), Kasino (Kasino Hadiwibowo) dan Indro (Indrodjojo Kusumonegoro). Nanu, Rudy, Dono dan Kasino adalah mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Jakarta sedangkan Indro kuliah di Universitas Pancasila Jakarta. Mereka pertama kali meraih kesuksesan lewat acara Obrolan Santai di Warung Kopi yang merupakan garapan dari Temmy Lesanpura, Kepala Bagian Programming Radio Prambors. Acara lawakan setiap Jumat malam antara pukul 20.30 hingga pukul 21.15, disiarkan oleh radio Prambors yang bermarkas di kawasan Mendut, Prambanan, Borobudur, alias Menteng Pinggir. adalah grup

Dalam acara itu, Rudi Badil dalam obrolan sering berperan sebagai Mr. James dan Bang Cholil. Indro yang berasal dari Purbalingga berperan saebagai Mastowi (orang Tegal), Ubai (orang Ansori). Kasino yang asli Gombong perannya bermacam-macam: Mas Bei (orang Jawa), Acing/Acong (orang Tionghoa), dan Buyung (orang Padang). Nanu yang asli Madiun sering berperan sebagai Tulo (orang Batak). Dono sendiri hanya berperan sebagai Mas Slamet (orang Jawa).


Sejarah berdirinya warkop

Ide awal obrolan Warkop Prambors berawal dari dedengkot radio Prambors, Temmy Lesanpura. Radio Prambors meminta Hariman Siregar, dedengkot mahasiswa UI untuk mengisi acara di Prambors. Hariman pun menunjuk Kasino dan Nanu, sang pelawak di kalangan kampus UI untuk mengisi acara ini. Ide ini pun segera didukung oleh Kasino, Nanu, dan Rudy Badil, lalu disusul oleh Dono dan Indro.

Rudy yang semula ikut Warkop saat masih siaran radio, tak berani ikut Warkop dalam melakukan lawakan panggung, karena demam panggung (stage fright). Untuk hal itu, Rudy mengaku "Pernah sekali saya coba di panggung TIM, saya menyadari bahwa saya tidak mampu. Setelah itu ya nggak usah saja,"

Dono pun awalnya saat manggung beberapa menit pertama mojok dulu, karena masih malu dan takut. Setelah beberapa menit, barulah Dono mulai ikut berpartisipasi dan mulai kerasan, hingga akhirnya terus menggila hingga akhir durasi lawakan. Indro adalah anggota termuda, saat anggota Warkop yang lain sudah menduduki bangku kuliah, Indro masih pelajar SMA.

Pertama kali Warkop muncul di pesta perpisahan (kalau sekarang prom nite) SMP IX yang diadakan di Hotel Indonesia. Semua personil gemetar, alias demam panggung, dan hasilnya hanya bisa dibilang lumayan saja, tidak terlalu sukses. Namun peristiwa di tahun 1976 itulah pertama kali Warkop menerima honor yang berupa uang transport sebesar Rp 20.000. Uang itu dirasakan para personil Warkop besar sekali, namun akhirnya habis untuk menraktir makan teman-teman mereka.

Berikutnya mereka manggung di Tropicana. Sebelum naik panggung, kembali seluruh personel komat-kamit dan panas dingin, tapi ternyata hasilnya kembali lumayan.

Baru pada acara Terminal Musikal (asuhan Mus Mualim), grup Warkop Prambors baru benar-benar lahir sebagai bintang baru dalam dunia lawak Indonesia. Acara Terminal Musikal sendiri tak hanya melahirkan Warkop tetapi juga membantu memperkenalkan grup PSP (Pancaran Sinar Petromaks), yang bertetangga dengan Warkop. Sejak itulah honor mereka mulai meroket, sekitar Rp 1.000.000 per pertunjukan atau dibagi empat orang, setiap personil mendapat no pek go ceng (Rp 250.000).

Mereka juga jadi dikenal lewat nama Dono-Kasino-Indro atau DKI (yang merupakan pelesetan dari singkatan Daerah Khusus Ibukota). Ini karena nama mereka sebelumnya Warkop Prambors memiliki konsekuensi tersendiri. Selama mereka memakai nama Warkop Prambors, maka mereka harus mengirim royalti kepada Radio Prambors sebagai pemilik nama Prambors. Maka itu kemudian mereka mengganti nama menjadi Warkop DKI, untuk menghentikan praktek upeti itu.


Personil

Dari semua personil Warkop, mungkin Dono lah yang paling intelek, walau ini agak bertolak belakang dari profil wajahnya yang 'ndeso' itu. Dono bahkan setelah lulus kuliah menjadi asisten dosen di FISIP UI tepatnya jurusan Sosiologi. Dono juga kerap menjadi pembawa acara pada acara kampus atau acara perkawinan rekan kampusnya. Kasino juga lulus dari FISIP. Selain melawak, mereka juga sempat berkecimpung di dunia pencinta alam. Hingga akhir hayatnya Nanu, Dono, dan Kasino tercatat sebagai anggota pencinta alam Mapala UI.


Era film

Setelah puas manggung dan mengobrol di udara, Warkop mulai membuat film-film komedi yang selalu laris ditonton oleh masyarakat. Dari filmlah para personil Warkop mulai meraup kekayaan berlimpah. Dengan honor Rp 15.000.000 per satu film untuk satu grup, maka mereka pun kebanjiran uang, karena hampir tiap tahun mereka membintangi satu film di dekade 1980-an. Malah beberapa tahun ada dua film Warkop sekaligus.


Era televisi

Dalam era televisi swasta dan menurunnya jumlah produksi film, DKI pun lantas memulai serial televisi sendiri. Serial ini tetap dipertahankan selama beberapa lama walaupun Kasino tutup usia di tahun 1998. Setelah Dono juga meninggal di tahun 2000, Indro menjadi satu-satunya personel Warkop. Sedangkan Nanu sudah meninggal lebih lama karena sakit liver dan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Jakarta.


Proses kreatif

Kelebihan Warkop dibandingkan grup lawak lain, adalah tingkat kesadaran intelektualitas para anggotanya. Karena sebagian besar adalah mahasiswa (yang kemudian beberapa menjadi sarjana), maka mereka sadar betul akan perlunya profesionalitas dan pengembangan diri kelompok mereka.

Ini dilihat dari keseriusan mereka membentuk staf yang tugasnya membantu mereka dalam mencari bahan lawakan. Salah satu staf Warkop ini kemudian menjadi pentolan sebuah grup lawak, yaitu Tubagus Dedi Gumelar alias Miing Bagito.

Saat itu Miing mengaku bahwa ia ingin sekali menjadi pelawak, dan kebetulan ia diterima menjadi staf Warkop. Kerjanya selain mengumpulkan bahan lawakan, melakukan survei lokasi (di kota atau daerah sekitar tempat Warkop akan manggung), kalau perlu melakukan pekerjaan pembantu sekalipun seperti menyetrika kostum para personil Warkop. Ini dilakukan Miing dengan serius, karena ia sadar disinilah pembelajaran profesionalitas sebuah kelompok lawak. Miing sempat ikut dalam kaset warkop dan film warkop, sebelum akhirnya membentuk kelompok lawak sendiri bersama Didin (saudaranya) dan Hadi Prabowo alias Unang yang diberi nama Bagito (alias Bagi Roto).


Diskografi (kaset)

  • Kaset 01 Cangkir Kopi (warkop Live di Palembang/Plaju, masih ada Nanu)
  • Kaset 02 Tenda Warung
  • Kaset 03 Mana Tahan
  • Kaset 04 Gerhana Asmara (bersama Srimulat)
  • Kaset 05 Pengen Melek Hukum (Indro sebagai mahasiswa penyuluh hukum, Kasino, Dono sebagai warga)
  • Kaset 06 Pokoknya Betul - Ke Bali (Dono dan Indro pengen ke Bali, tanya ke Kasino yang orang Bali)
  • Kaset 07 Semua Bisa Diatur - Lurah Indro (Indro sebagai Lurah, Dono dan Kasino sebagai warga, featuring Mi'ing sebagai rakyat / petugas RSJ)
  • Kaset 08 Dokter Masuk Desa (Indro sebagai dokter baru masuk desa, dono dan kasino sebagai warga)
  • Kaset 09 Makin Tipis Makin Asik (Indro sebagai pak Guru, Kasino dan Dono sebagai murid-murid)


Filmografi

Kebanyakan film Warkop tidak dapat diedarkan secara internasional karena masalah pelanggaran hak cipta, yaitu digunakannya musik oleh komponis Henry Mancini tanpa izin atau mencantumkan namanya dalam film.


Kutipan (Film)

  • Dono : "Sanwani Betawi gemblung!!!"
  • Kasino : "Muke apa bemo mas?"
  • Indro : "Ngaku tinggal di Menteng...Mentengnya mana saya juga gk tahu...Menteng Pulo kali situ kuburan."
  • Kasino : "Der is a tikusto ander de tebelto?...Astagfirulloo...!!!" (There is a tikus under the table? Astagfirullah...)
  • Dono : "Plis luking-luking en abisin tuh duit! (Please have a look and spend your money)
  • Nanu : Muka kao mirip dengan sebuah kendaraan !!
  • Dono : " Memang banyak yang bilang.. Wajah saya mirip Dengan mercy Tiger "
  • Dono : "Kitakan kerja sosial. So-nya buat kita. sial-nya buat mereka berdua, Kasino sama Indro "


Acara TV

Warkop Millennium adalah sebuah sinetron di televisi yang menampilkan Warkop bersama Karina Suwandi dan Roweina Umboh.

  • Indro Berperan sebagai dirinya sendiri dengan peran istri oleh Karina Suwandi
  • Kasino Berperan sebagai dirinya sendiri dengan peran istri Roweina Umboh
  • Dono Berperan sebagai kakak dari Karina Suwandi sekaligus iparnya dari Indro
  • Kasino dan Roweina adalah tetangga dari Indro, Karina, dan Dono


Tautan Klip Warkop

sumber : Wikipedia Indonesia

Labels:

Jelek banget ya templete gw..

1:30 PM / Posted by Dimas S. Wiratno / comments (0)

yang baik sama gw tolong dong kasih tau link buat templete yang tau .
nb. kalo bisa yang 3 column ya...

tq semua

Labels:

Bangun Tidur Kuterus...

11:26 AM / Posted by Dimas S. Wiratno / comments (0)

wah ga taunya udah siang. Tadinya mau isi blog tetangga, punya sendiri juga tapi.. hmmh, ga asik deh masa widgetnya ga bisa ditambahin apa-apa harus yang dari sananya. Dulu pernah sih punya id di blogspot tapi eh kehapus gara-gara ga keurus kali ya hehehe....
Blog yang dulu juga ga begitu keurus gara-gara konsen leveling main Lineage 2 : The Chaotic Thorne buat yang mau tau itu game apa klik aja..
Agak trauma sih buat blog disini, udah 2 kali dihapus sih..

Labels:
Google-Translate-Chinese (Simplified) BETA Google-Translate-English to French Google-Translate-English to German Google-Translate-English to Italian Google-Translate-English to Japanese BETA Google-Translate-English to Korean BETA Google-Translate-English to Russian BETA Google-Translate-English to Spanish
Powered by